Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah menjadi sentra penghasil kopi arabika Gayo terbesar di Aceh yang telah menembus pasar ekspor, seperti ke Starbucks di AS.
Oleh Priyombodo – 17 Mei 2025 09:00 WIB · Foto KOMPAS.ID

Pekerja mengangkut karung berisi gabah kopi yang telah selesai dikeringkan di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/5/2025). Baburrayyan yang berdiri sejak tahun 2002 awalnya bergerak dalam bidang simpan pinjam. Lalu, beralih ke koperasi kopi yang diekspor ke sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.

Aktivitas pekerja di gudang Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/5/2025). Koperasi Baburrayyan memiliki kapasitas produksi 1.500 ton kopi per tahun untuk pasar ekspor.

Nursiah, petani kopi di kampung Gele Lah, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, memetik buah kopi yang tersisa, Minggu (11/5/2025). Nursiah merupakan satu dari sekitar 6.000 petani binaan Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan yang mengekspor kopi ke Starbucks di Seattle, Amerika Serikat.

Aspriyono, petani kopi di Kampung Blang Gele, Kecamatan Bebesan, Kabupaten Aceh Tengah, saat memetik buah kopi yang tersisa dari panen raya lalu, Minggu (11/5/2025). Aspriono merupakan satu dari banyak petani yang mendapatkan pendampingan dari Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan sehingga dapat menaikkan kualitas dan jumlah produksi dari kebunnya. Baburrayyan sendiri merupakan satu-satunya koperasi yang memiliki akses untuk mengekspor biji kopi Gayo ke Starbucks di Amerika Serikat.

Aspriyono memperlihatkan ceri kopi di kampung Blang Gele, Kecamatan Bebesan, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/5/2025). Buah tersebut merupakan sisa dari panen raya kopi yang telah berlangsung hingga April lalu.

Aspriyono, petani kopi di kampung Blang Gele, Kecamatan Bebesen, yang berjarak sekitar 8,5 kilometer arah barat Takengon, ibu kota Kabupaten Aceh Tengah, saat memetik buah kopi yang tersisa dari panen raya lalu, Minggu (11/5/2025). Aspriyono merupakan satu dari banyak petani yang mendapatkan pendampingan dari Koperasi Bautul Qiradh Baburrayyan dan Starbucks sehingga dapat menaikkan kualitas dan produktivitas kebunnya. Baburrayyan memiliki akses untuk mengekspor biji kopi Gayo ke Starbucks di Amerika Serikat.

Aspriono, petani kopi di kampung Blang Gele, Kecamatan Bebesan, Kabupaten Aceh Tengah, saat memetik buah kopi yang tersisa dari panen raya lalu, Minggu (11/5/2025). Aspriono merupakan satu dari ratusan petani yang mendapatkan pendampingan dari koperasi Baburrayyan sehingga dapat menaikkan kualitas dan jumlah produksi dari kebunnya. Baburrayyan sendiri merupakan satu-satunya koperasi yang memiliki akses untuk mengekspor biji kopi Gayo ke Starbucks di Amerika Serikat.

Pekerja memuat karung-karung berisi biji kopi ke dalam kontainer di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/5/2025). Sebanyak 3 kontainer biji kopi diekspor untuk Starbucks di Seattle, Amerika Serikat.

Susana kerja di gudang kopi milik Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Minggu (11/5/2025).

Pekerja memuat karung-karung berisi biji kopi ke dalam kontainer di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/5/205). Sebesar 90 persen produksi kopi di koperasi ini diekspor ke Starbucks.

Tumpukan karung berisi biji kopi yang akan diekspor untuk Starbucks Amerika Serikat di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Minggu (11/5/2025). Koperasi ini mulai mengekspor biji kopi ke Starbucks sejak tahun 2008.

Karung kopi yang berisi data produk yang dieskpor saat pemuatan ke kontainer di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/5/2025). Koperasi Baburrayyan sejak tahun 2008 melakukan ekspor kopi Gayo. Sebesar 90 persen diekspor untuk Starbucks di Amerika Serikat.

Pekerja memuat karung-karung berisi biji kopi ke dalam kontainer di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/5/2025). Sebanyak 3 kontainer biji kopi diekspor untuk Starbucks di Seattle, Amerika Serikat.

Pekerja memuat karung-karung berisi biji kopi ke dalam kontainer di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/5/2025). Sebanyak 90 persen produksi kopi di koperasi ini diekspor ke Starbucks di Seattle, Amerika Serikat.

Tumpukan biji kopi yang telah selesai dikeringkan di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (15/5/205). Koperasi Baburrayyan yang berdiri sejak tahun 2002 ini merupakan koperasi kopi pertama di Takengon dengan jumlah anggota sekitar 6.000 petani kopi.

Aktivitas pemilihan biji kopi di Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (15/5/205). Koperasi Baburrayyan yang berdiri sejak tahun 2002 ini merupakan koperasi kopi pertama di Takengon.
